NASKAH LIPUTAN PRA WEDDING VER.01

NASKAH Video Pra Wedding

 “affection expression at lover“

Oleh: Miftahul – Huda

1nd draft

Juni  2 0 1 1

 

Konsep                            : Affection & Romantism Video Wedding

Durasi                            : Aproximately 20 Minutes some segment and 1 teaser.

Objek Eks                      : Tanjung Belandang Sungai Awan DSKT

Isi                                    : Segment akan di isi Video dan Foto Clip Di sertai VO, Animasi dll.

  1. POV 1 : Kegiatan pemotretan dan shoting dalam POV pertama
  2. POV 2 : Berbagai Pose, pergerakan, gesture filmis, yang mengalir dan sudut pandang kamera
  3. POV 2 : Kekuatan sebuah clip yang di perkuat dengan alur cerita berupa comment / interview

 DRAMATISASI CLIP

Oleh: Miftahul Huda

                  Adapun tujuan dari adegan dramatis ini Untuk membuat nuansa sebuah clip teras lebih films, juga menutupi kekurangan yang ada dalam film misal nya membuat kesan alur cerita tidak terpotong begitu saja, sebagai improvisasi penonton, mengisi clip Voice Over dan yang paling penting adalah sebagai bumbu penyedap di dalam film. Dalam clip dramatis ini menggambarkan secara intuitif tentang keadaan yang di alami oleh sang tokoh kemudian penafsiran ada di dalam benak sang penonton. Dalam clip dramatis ini juga tidaklah sulit karena percakapan tidak di perlukan, yang di perlukan hanya pose serta penekanan expresi dan gerak tubuh untuk membuat nuansa yang lebihelegant. Berikut sedikit panduan tentang sebuah akting yang dapat di buat sebagai acuan, mungkin berikut penjabaran sudah sangt lebih dari sekedar kebutuhan dalam pembuatan sebuah video pra wedding, namun tidak ada salah nya untuk kita ktahui bersama, di antara nya adalah :

  1. Sikap pose (posture), Ini sangat erat kaitannya dengan penampilan pemain di depan kamera
  2. Gerakan anggota badan untuk memperjelas (gesture), gesture yang mereka mainkan harus betul-betul kontekstual. Artinya, harus betul-betul nyambung dengan gerakan anggota tubuh sebelumnya.
  1. Perpindahan tempat (movement), Perpindahan pemain harus alami sesuai dengan jalan cerita yang telah tersusun.
  2. Tindakan/perbuatan tertentu (purpose action), Aspek ini tentunya dikaitkan dengan casting yang diberikan kepada seseorang. Casting di
    sini diartikan peran yang dijalankan pemain film dalam menokohkan karakter seseorang yang terlibat dalam cerita film tersebut
  3. Ekspresi wajah (facial expression), Unsur ini sering berkaitan dengan penjiwaan terhadap naskah. Wajah merupakan cermin bagi jiwa seseorang. Contoh kecil sering ditampilkan dalam perfilman India, org edang jauh cinta dll.
  4. Hubungan pandang (eye contact) hubungan pandang di sini diartikan adanya kaitan psikologis antara pasangan acting.

SCENE  FORMATION

            Berikut adalah pecahan formasi action pecahan dari scene pengambilan gambar saat pemotretan dan kegiatan – kegiatan lain yang sifatnya mengalir atau candid:

  1. Di rerumputan hijau capeng wanita duduk termenung melihat sunset merona, Pandangan nya menerawang jauh ke angkasa,  beberapa kali ia tersenyum dan sesekali ia menyibakkan rambutnya yang terkena hembusan angin.
  2. Teaser : tiba – tiba di depan nya telah ada sang capeng pria, ke dua nya lalu tersenyum dan saling memandang hingga beberapa lama (Tekhnik digital).
  3. Di tepi pantai dua capeng duduk mengayun – ayunkan kaki nya dia atas geladak sambil menatap lurus ke depan ssekali sambil memandang DST….. (Untuk kameramen di harap proporsional untuk mengambil ekspresi wajah secara close up dan midle shot serta angle – angle yang lain ) .

Cat to  ; Scene 1 :extabilishing shhot ( terlihat pantai dengan pasir yang panjang )

Cut to ; Scene 2  :  extext : black – fader  : perlahan – lahan terlihat  CAPENG bergandengan tangan menuju ke arah pantai.

Cut to ; Scene 3  : ext  : Camera mOV: Capeng terus saja berjalan ke arah pantai. ( Objeks Shhot : Estha, Fokus kaki berjalan )

Fade out ; Scane 4:  ext : Black Fader][  act : Capeng pria menunjuk pantai sambil berjalan bergandengan ( Midle Shoot & Low Angle. Objeks shhot : tangan berpegangan, expressi wajah and fuul shoot )

Cut to ; Scane 5 : ext : dua capeng berpegangan tangan kemudian berputar  beberapa saat ( shot : Short & Long)

Scane 6 : ext : dua capeng berlari lari kecil di tepi pantai ( shhot: depan dan belakang – Low shoot)

Cut to ; Scane 7 : ext : sesaat pantai lengang ; tiba – tiba dari arah berlawanan datang dua capeng dan berpelukan (objek shoot long & short dengan perputaran kamera menjauhi dua capeng)

Scane 8 : ext : jalan ][:  act : masih berpelukan sang capeng pria kemudian mencium kening sang capeng wanita.

Scane 9 : ext : halaman  ][:  act : dari jauh terlihat Capeng bergendongan mendekati POV. ( berbagai angle )

Cut to ; Scane 10 : ext : di geladak pantai  ][:  act : “ terlihat ke dua nya duduk berdampingan saling memandang ( berbagai angle)

Scane 11 : ext : di geladak pantai ][:  act : (montage shoot): dengan berbagai pose dan bergantian dengan tekhnik digital POV.

Cut to ; Scane 12 : ext : dua capeng berjalan di geladak di ikuti oleh POV. (shot & long )

Cut to ; Scane 13 : ext : dua capeng berjalan di rerumputan ( berlawanan dengan POV).

Cut to ; Scane 14 : ext : capeng berdiri berdua melihat ke arah matahari ( atas ) ( cam low angle + cam mov to face – out )

Cut to ; Scane 15 : ext :][: pasir menderu, terlihat dua capeng berjalan ( fade dua kaki capeng+ berbagai angle )

Cut to ; Scane 16 : ext :  dua capeng berdiri sambil membelakangi menghadap ke atas dengan pose films (berbagai angle )

Cut to ; Scane 17 : extcapeng wanita menghadap kamera 2 meter di belakang capeng laki laki berjalan menjauh beberapa langkah kemudian berhenti dan menoleh ke belakang ( shot : midle shot; & close up )

Cut to ; Scane 18 : ext :  dua capeng meloncat bersama sama kemudian melambaikan tangan ke kamera .

Tambahan : untuk adegan yang tidak memungkinkan tidak akan di lakukan, dan untuk adegan tambahan tergantung dari lokasi shhoting yang memungkinkan untuk melakukan shhoting dengan angle dan pose berbeda. Fotographer sangat berperan penting dalam hal ini karena ia lebih dapat menguasai medan untuk pengaturan pose dan gesture pemain.

S.E.K.I.A.N


TTD

CREW PELAKSANA

Iklan
By klinikstudio

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s